PERINGATAN SANTA PERAWAN MARIA BERDUKACITA
PEMBUKAAN
P:Ya Tuhan, sudilah membuka hatiku.
U:Supaya mulutku mewartakan pujian-Mu.
MAZMUR 94 (95)
Ant. Marilah kita menyembah Penebus dunia, yang mengikutserta¬kan ibu-Nya dalam sengsara.
Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.
Ant. Marilah kita menyembah Penebus dunia, yang mengikutserta¬kan ibu-Nya dalam sengsara.
Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
Puncak gunung pun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.
Ant. Marilah kita menyembah Penebus dunia, yang mengikutserta¬kan ibu-Nya dalam sengsara.
Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.
Ant. Marilah kita menyembah Penebus dunia, yang mengikutserta¬kan ibu-Nya dalam sengsara.
Hari ini dengarkanlah suaraNya:
“Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karyaKu yang agung.
Ant. Marilah kita menyembah Penebus dunia, yang mengikutserta¬kan ibu-Nya dalam sengsara.
Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku.”
Ant. Marilah kita menyembah Penebus dunia, yang mengikutserta¬kan ibu-Nya dalam sengsara.
Kemuliaan kepada Bapa
dan Putra dan Roh kudus.
Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin.
Ant. Marilah kita menyembah Penebus dunia, yang mengikutserta¬kan ibu-Nya dalam sengsara.
MADAH
O Santa Maria engkau penuh duka
Memandang Putra sangat menderita
Seluruh tubuh-Nya rusak kena dera
Yang kejam menghujani-Nya.
Badan sangat lemah penuh luka parah
Berlumuran darah dan tercemar ludah
Ya sungguh Dialah Yesus Putra
Allah yang disiksa tanpa salah.
Meskipun begitu ibu tetap tabah
Percaya selalu akan kasih Allah
Kami mohon restu jangan sampai
rebah bila hati kami susah.
Terpujilah Bapa yang Mahakuasa
Bersama Putra dan Roh Kudus pula
Yang dengan kasih-Nya membimbing
Maria lewat duka masuk surga. Amin.
PENDARASAN MAZMUR
Ant. 1
Hatiku siap sedia, ya Allah, hatiku siap sedia.
Mazmur 107 (108)
Hatiku siap sedia, ya Allah,*
untuk bernyanyi dan melagukan mazmur.
Bangunlah, hai hatiku, berkumandanglah, hai kecapi,*
menyingsinglah, hai fajar.
Ya Tuhan, aku hendak memuji Engkau di tengah segala bangsa,*
bersama seluruh rakyat aku bermazmur bagi-Mu.
Sebab besarlah kasih-Mu, setinggi langit,*
dan kesetiaan-Mu menjangkau awan.
Nyatakanlah kemegahan-Mu di surga, ya Allah,*
dan sinarilah bumi dengan kemuliaan-Mu.
Berilah aku kemenangan dengan tangan kuat,*
selamatkanlah umat-Mu yang Kaucintai.
Allah telah berfirman dari surga:*
”Dengan gembira tanah Sikem Kujadikan bagian jarahanKu,
lembah Sukot Kuukur,*
tanah Gilead dan Manasye menjadi milikKu.
Tanah Efraim Kujadikan topi bajaKu,*
Yehuda tongkat kerajaanKu, Moab tempat pembasuhanKu.
Tanah Edom Kujadikan kepunyaanKu,*
Filistea menggemakan lagu kemenangan.”
Siapa mengantar aku ke kota Petra?*
Siapa melantik aku menjadi raja Edom?
Bukankah Engkau, ya Allah! Masihkah Engkau membuang kami*
dan tidak lagi menyertai bala tentara kami?
Berilah kami pertolongan terhadap musuh,*
sebab sia-sialah bantuan manusia.
Bersama Allah, kita berjuang gagah perkasa,*
Ia sendiri akan menginjak-injak para lawan kita.
Kemuliaan kepada Bapa*
dan Putra dan Roh Kudus
Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,*
dan sepanjang segala abad. Amin.
Ant. 1
Hatiku siap sedia, ya Allah, hatiku siap sedia.
Ant. 2
Tuhan mengenakan padaku dandanan keselamatan dan pakaian kebenaran.
Kidung (Yes 61:10 – 62:5)
Aku sangat bergembira dalam Tuhan*
dan bersorak riang dalam Allahku.
Sebab Tuhan telah mengenakan padaku dandanan keselamatan*
dan menyelubungi aku dengan pakaian kebenaran.
Laksana pengantin pria mengenakan mahkota*
dan mempelai wanita hiasan permata.
Seperti bumi menimbulkan tetumbuhan,*
dan ladang menumbuhkan benih,
demikian pula Tuhan Allah menumbuhkan kebenaran dan pujian*
di hadapan segala bangsa.
Demi Sion aku akan mengumandangkan suara,*
demi Yerusalem aku akan giat bekerja,
sampai kesuciannya memancar bagaikan cahaya,*
dan keselamatannya bersinar laksana obor.
Segala bangsa akan melihat kesucianmu, hai Yerusalem,†
semua raja akan menyaksikan kemuliaanmu;*
engkau akan diberi nama baru oleh Tuhan.
Seperti sebuah mahkota engkau di tangan Tuhan,*
bagaikan tajuk engkau dipegang Allahmu.
Engkau tak lagi disebut: ”Yang ditinggalkan”,*
negerimu tak lagi dinamakan: ”Yang kesepian”.
Sebab namamu yang baru ialah:” KekasihKu”,*
“mempelaiKu” nama negerimu.
Karena Tuhan cinta padamu,*
negerimu menjadi mempelai-Nya.
Sebagaimana seorang pemuda memperisteri gadis,*
demikian pula Allah pencipta akan menjadi suamimu.
Seperti seorang suami yang baru menikah suka akan isterinya,*
demikian pula Allahmu suka akan dirimu.
Kemuliaan kepada Bapa*
dan Putra dan Roh Kudus
Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,*
dan sepanjang segala abad. Amin.
Ant. 2
Tuhan mengenakan padaku dandanan keselamatan dan pakaian kebenaran.
Ant. 3
Aku hendak memuliakan Allahku seumur hidup.
Mazmur 145 (146)
Pujilah Tuhan, hai hatiku!†
Aku hendak memuliakan Tuhan seumur hidup,*
memuji-Nya selama hayat di kandung badan.
Jangan menaruh harapan pada orang-orang besar,*
pada manusia yang tak dapat menyelamatkan.
Bila melayang nyawanya, ia menjadi debu,*
hari itu juga buyarlah rencananya.
Berbahagialah orang yang mengharapkan pertolongan dari Allah Yakub,*
yang menaruh kepercayaan pada Tuhan, Allahnya.
Sebab Tuhan menjadikan langit dan bumi,*
menciptakan laut dan segala isinya.
Tuhan tetap setia terhadap orang yang dihina,*
menjamin keadilan bagi orang yang tertindas.
Tuhan memberi makan orang yang lapar,*
membebaskan orang yang terbelenggu.
Tuhan membuka mata orang buta,*
menegakkan orang yang bungkuk.
Tuhan melindungi orang asing,*
memelihara para yatim piatu dan janda.
Tuhan mengasihi orang jujur,*
tetapi orang berdosa digulingkan-Nya.
Tuhanlah raja selama-lamanya,*
Dialah Allahmu, hai Sion, turun-temurun.
Kemuliaan kepada Bapa*
dan Putra dan Roh Kudus
Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,*
dan sepanjang segala abad. Amin.
Ant. 3
Aku hendak memuliakan Allahku seumur hidup.
BACAAN SINGKAT (Yes 61:10)
Aku bersukaria dalam Tuhan, dan jiwaku bersorak-sorai dalam Allah. Aku dikenakan dandanan keselamatan dan diselubungi dengan pakaian kejujuran, bagaikan mempelai berhiaskan ratna mutu manikam.
LAGU SINGKAT
P:Santa Maria, dengan perantaraanmu,* Kami menimba keselamatan.
U:Santa Maria, dengan perantaraanmu,* Kami menimba keselamatan.
P:Dari luka-luka Kristus.
U:Kami menimba keselamatan.
P:Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus
U:Santa Maria, dengan perantaraanmu,* Kami menimba keselamatan.
KIDUNG ZAKHARIA (Luk 1:68-79)
Ant.
Bergembiralah, Ibu yang berduka¬cita. Setelah menderita begitu banyak, sekarang engkau mulia ber¬sama putra-Mu, ya ratu semesta alam.
Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.
Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.
Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.
Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.
Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.
Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.
Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.
Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.
Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.
Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan;*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.
Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.
Kemuliaan kepada Bapa*
dan Putra dan Roh kudus.
Seperti pada permulaan, sekarang, selalu*
dan sepanjang segala abad. Amin.
Ant.
Bergembiralah, Ibu yang berduka¬cita. Setelah menderita begitu banyak, sekarang engkau mulia ber¬sama putra-Mu, ya ratu semesta alam.
DOA PERMOHONAN
Penyelamat kita telah sudi lahir dari Perawan Maria. Marilah kita menyembah Kristus dan berkata:
U:Semoga bunda-Mu mendoakan kami, ya Tuhan.
Kristus, matahari sejati, Perawan Maria telah mendahului Engkau seperti fajar mendahului siang,* semoga kami hidup dalam cahaya kedatangan-Mu.
Sabda kekal, Engkau telah memilih Maria menjadi bunda-Mu yang tak bernoda,* bebaskanlah kami dari noda dosa.
Penyelamat kami, pada saat penderitaan dan wafat-Mu, bunda-Mu berdiri di kaki salib,* semoga berkat doanya, kami mengambil bagian dalam penderitaan-Mu dengan gembira hati.
Yesus yang Mahamurah, ketika terpaku pada salib, Engkau menyerahkan Maria kepada Yohanes sebagai bundanya,* semoga kami hidup selaku putera Maria yang sejati.
BAPA KAMI
DOA PENUTUP
Allah, sumber kekuatan, ketika Putra-Mu ditinggikan pada salib, bunda-Nya berdiri di situ dan ikut menderita. Semoga kami¬pun mengambil bagian dalam sengasara Kristus dan ikut di¬bangkitkan bersama Dia, yang hidup…
PENUTUP
P:Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa dan menghantar kita ke hidup yang kekal.
U:Amin.
