PERINGATAN SANTA PERAWAN MARIA BERDUKACITA
PEMBUKAAN
P : Ya Allah, bersegeralah menolong aku.
U : Tuhan, perhatikanlah hambaMu.
P : Kemuliaan kepada Bapa* dan Putera dan Roh kudus.
U : Seperti pada permulaan, sekarang, selalu* dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluia.
MADAH
Betapa duka Maria
Pada gunung Golgota
Memangku jenasah Putra
Yang sudah tak bernyawa
Tubuh hancur berlumuran
Penuh bekas siksaan.
Dipandangnya tubuh putra
Dibelai dengan mesra
Diciumnya penuh khidmat
Dirangkul erat-erat
Tak terhinggalah dukanya
Yang menghibur tiada.
Kami mohon ya ibunda
Yang dirundung nestapa
Semoga kauperkenankan
Sekedar menghiburkan
Hatimu yang penuh duka
Dengan minat dan cinta
Terpujilah Allah Bapa
Pencipta yang kuasa
Dan Yesus Putra Maria
Yang menebus dunia
Bersama Roh sumber cinta
Kini dan selamanya. Amin.
PENDARASAN MAZMUR
Ant. 1
Terlalu ajaiblah bagiku pengetahuan-Mu, ya Tuhan.
Mazmur 138 (139), 1-18.23-24
I
Tuhan, Engkau menyelami dan mengenal aku,†
Engkau tahu, bila aku duduk atau berdiri,*
dari jauh Engkau mengerti pikiranku.
Engkau tahu, bila aku berjalan atau berbaring,*
segala tingkah lakuku Kaumaklumi.
Sebelum aku sempat mengucapkan sepatah katapun,*
Engkau telah mengetahui semuanya, ya Tuhan.
Engkau melingkungi aku dari muka dan dari belakang*
dan menaruh tangan-Mu di atasku.
Terlalu ajaiblah bagiku pengetahuan-Mu,*
terlalu tinggi untuk kupahami.
Ke mana aku dapat pergi menjauhi Roh-Mu,*
kemana aku dapat lari menyingkiri wajah-Mu?
Kalaupun aku naik ke langit, Engkau ada di sana,*
kalaupun aku turun ke alam maut, di situpun Engkau ada.
Kalaupun aku akan terbang jauh dari timur*
dan mendarat di ujung barat,
di sanapun lengan-Mu menuntun daku*
dan tangan-Mu memegang aku.
Maka sadarlah, aku,†
bahkan dalam kegelapan, Tuhan memperhatikan daku,*
dan di tengah malam aku bermandikan cahaya.
Kegelapanpun tidak gelap bagi-Mu,†
sebab malam bercahaya bagi-Mu bagaikan siang*
dan kegelapan bagaikan terang.
Kemuliaan kepada Bapa*
dan Putra dan Roh Kudus
Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,*
dan sepanjang segala abad. Amin.
Ant. 1
Terlalu ajaiblah bagiku pengetahuan-Mu, ya Tuhan.
Ant. 2
Aku, Tuhan, menyelidiki isi hati dan menguji sanubari. Aku menganugerahi setiap orang sesuai dengan hidupnya.
II
Engkaulah yang membentuk lubuk hatiku,*
Engkau melindungi aku sedari kandung ibuku.
Aku bersyukur kepada-Mu, Allah yang mahatinggi,*
sebab agunglah Engkau.
Aku bersembah sujud di hadapan-Mu,*
sebab dahsyatlah karya-Mu.
Dari dahulu Engkau mengenal isi hatiku,*
sanubariku tak tersembunyi bagi-Mu,
sejak aku dibentuk dalam selubung rahasia*
dan diciptakan secara tak terselami.
Perhatian-Mu mengikuti hidupku tahap demi tahap,*
dan semuanya tercatat dalam kitab-Mu.
Segala hari hidupku sudah Kautentukan,*
sebelum aku dilahirkan.
Betapa mendalam pikiran-Mu, ya Allah,*
betapa padat maknanya.
Sekiranya kuhitung, banyaknya melebihi pasir,*
dan akhirnya aku belum juga menangkap sedikitpun.
Selamilah aku, ya Allah, dan ajuklah isi hatiku,*
ujilah aku dan dalamilah pikiranku.
Jagalah, jangan sampai jalan hidupku menyimpang,*
dan tuntunlah aku ke hidup abadi.
Kemuliaan kepada Bapa,*
dan Putra dan Roh kudus,
Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,*
dan sepanjang segala abad. Amin.
Ant. 2
Aku, Tuhan, menyelidiki isi hati dan menguji sanubari. Aku menganugerahi setiap orang sesuai dengan hidupnya.
Ant. 3
Dalam Kristus telah diciptakan segala sesuatu, dan segala sesuatu ada dalam Dia.
Kidung (Kol 1:12-20)
Marilah kita dengan sukacita mengucap syukur kepada Bapa,†
yang membuat kita layak mendapat bagian*
dalam warisan gemilang para kudus.
Ia telah merebut kita dari kuasa kegelapan*
dan memindahkan kita ke dalam kerajaan Putra-Nya yang terkasih.
Dalam Kristus, kita mendapat penebusan,*
yaitu pengampunan dosa.
Kristuslah gambar Allah, Ia menampak-kan Yang tak kelihatan,*
Dialah yang pertama dari segala ciptaan.
Sebab dalam Kristus telah diciptakan segala sesuatu,*
baik di angkasa maupun di bumi;
baik yang kelihatan maupun yang tak kelihatan,*
singgasana, kerajaan, pemerintah dan penguasa.
Segala sesuatu diciptakan dengan perantaraan-Nya dan untuk Dia,†
Ia mendahului segala sesuatu,*
dan segala sesuatu ada dalam Dia.
Kristuslah kepala tubuh, yaitu Gereja ;†
Ia yang awal, yang pertama bangkit dari alam maut,*
supaya Ia lebih utama dalam segala sesuatu.
Sebab Allah berkenan bahwa seluruh kepenuhan-Nya diam dalam Kristus,†
dan dengan perantaraan Kristus*
Allah memperdamaikan segala sesuatu dengan diri-Nya.
Baik yang di bumi, maupun yang di angkasa,*
segala sesuatu diperdamaikan dalam darah Kristus yang tersalib.
Kemuliaan kepada Bapa*
dan Putra dan Roh Kudus
Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,*
dan sepanjang segala abad. Amin.
Ant. 3
Dalam Kristus telah diciptakan segala sesuatu, dan segala sesuatu ada dalam Dia.
BACAAN SINGKAT (Gal 4:4-5)
Ketika sudah sampai saat yang ditetapkan Allah, Ia mengutus Putera-Nya. Putera-Nya itu dilahirkan dari seorang wanita dan hidup di bawah hukum Taurat, supaya mereka semua yang tunduk pada hukum itu, dibebaskan oleh-Nya dan diangkat menjadi anak Allah.
LAGU SINGKAT
P:Santa Maria, ratu surga dan penguasa bumi,* berdiri dekat salib Tuhan.
U:Santa Maria, ratu surga dan penguasa bumi,* berdiri dekat salib Tuhan.
P:Berbahagialah yang tanpa mati boleh menjadi martir.
U:Berdiri dekat salib Tuhan.
P:Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus.
U:Santa Maria, ratu surga dan penguasa bumi,* berdiri dekat salib Tuhan.
KIDUNG MARIA (Luk 1:46-55)
Ant. Melihat ibu-Nya bersama murid ke-sayangan di sampingnya, Yesus ber¬kata kepada ibu-Nya: “Ibu, itulah anak¬mu”. Lalu kepada murid-Nya: “Itulah ibumu”.
Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersuka ria karena Allah, penyelamatku.
Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.
Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.
Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa;*
kuduslah namaNya.
Kasih sayangNya turun-temurun*
kepada orang yang takwa.
Perkasalah perbuatan tanganNya:*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya.
Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta;*
yang hina-dina diangkatNya.
Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan;*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong.
Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.
Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya*
untuk selama-lamanya.
Kemuliaan kepada Bapa*
dan Putra dan Roh kudus.
Seperti pada permulaan, sekarang, selalu*
dan sepanjang segala abad. Amin.
Ant. Melihat ibu-Nya bersama murid kesayangan di sampingnya, Yesus berkata kepada ibu-Nya: “Ibu, itulah anak¬mu”. Lalu kepada murid-Nya: “Itulah ibumu”.
DOA PERMOHONAN
Marilah kita memuji Allah, Bapa yang Mahakuasa dan bersuka ria di hadapan-Nya. Sebab Ia telah merah¬mati Santa Maria yang disebut bahagia oleh semua bangsa. Maka hendaklah kita berdoa dengan rendah hati:
U:Terimalah doa Maria dan kasihanilah kami.
Engkau telah mengangkat Maria menjadi bunda yang bermurah hati,* semoga semua orang yang ditimpa mara bahaya mengalami cintanya.
Engkau menghendaki Maria sebagai ibu keluarga di rumah Yesus dan Yusuf,* semoga berkat doanya semua ibu memupuk cinta kasih dalam rumah tangganya.
Engkau menguatkan Maria, ketika ia berdiri di kaki salib, dan menggembirakan hatinya dengan kebangkitan Putra-Mu,* hiburkanlah orang yang bersusah dan kuatkanlah harapan mereka.
Engkau membuka hati Maria untuk mendengarkan sabda-Mu dan menyerahkan dirinya kepada-Mu sebagai hamba yang setia,* semoga berkat doanya, kami menjadi hamba dan murid Putra-Mu.
Engkau telah memahkotai Maria di surga,* semoga semua arwah bersuka ria di dalam kerajaan-Mu bersama para kudus.
BAPA KAMI
DOA PENUTUP
Allah, sumber kekuatan, ketika Putra-Mu ditinggikan pada salib, bunda-Nya berdiri di situ dan ikut menderita. Semoga kami¬pun meng¬ambil bagian dalam sengasara Kristus dan ikut dibangkitkan bersama Dia, yang hidup…
PENUTUP
P:Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa dan menghantar kita ke hidup yang kekal
U:Amin.
