12/06/2021

Sabtu, 12 Juni 2021 – Ibadat Pagi

PERINGATAN HATI TERSUCI SANTA PERAWAN MARIA

PEMBUKAAN

P:Ya, Tuhan, sudilah membuka hatiku.
U:Supaya mulutku mewartakan pujian-Mu.

MAZMUR 94 (95)

Ant.
Marilah kita menyembah Kristus, putra Maria.

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Ant.
Marilah kita menyembah Kristus, putra Maria.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
Puncak gunung pun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Ant.
Marilah kita menyembah Kristus, putra Maria.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Ant.
Marilah kita menyembah Kristus, putra Maria.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
“Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karyaKu yang agung.

Ant.
Marilah kita menyembah Kristus, putra Maria.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku.”

Ant.
Marilah kita menyembah Kristus, putra Maria.

Kemuliaan kepada Bapa
dan Putra dan Roh kudus.
Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant.
Marilah kita menyembah Kristus, putra Maria.

MADAH

O ratu kami yang mulia
Luhur tiada taranya
Engkau merangkul memangku
Tuhan Allah penciptamu.

Pintu yang ditutup Hawa
Dibuka putra bunda
Engkaupun turut berjasa
Membukakan gerbang surga.

Kami anggap tugas luhur
Untuk mengucapkan syukur
Dengan menyanyikan madah
Atas anugerah Allah.

Dimuliakanlah Bapa
Bersama Putra dan Roh-Nya
Yang melimpahkan kurnia
Kepada bunda Maria. Amin

PENDARASAN MAZMUR

Ant. 1
Kami mewartakankan kasih-Mu pagi hari, ya Tuhan, dan kesetiaan-Mu di waktu malam.

Mazmur 91 (92)

Betapa baiklah bersyukur kepada Tuhan,*
memuji nama-Mu, Allah yang mahatinggi;

mewartakan kasih-Mu pagi hari*
dan kesetiaan-Mu di waktu malam:

dengan membunyikan gambus dan kecapi*
dengan iringan celempung.

Sebab Engkau menggembirakan daku dengan karya-Mu yang agung,*
aku bersorak-sorai karena perbuatan tangan-Mu.

Betapapun agung pekerjan-Mu, ya Tuhan,*
betapa luhur segala rencana-Mu.

Orang bodoh tidak dapat menyadarinya,*
orang dungu tidak akan mengerti.

Biarpun orang jahat meriap seperti rumput,†
dan orang durhaka berkembang pesat,*
namun mereka akan binasa selama-lamanya.

Sedangkan Engkau, ya Tuhan,*
Engkau luhur selama-lamanya.

Sebab para musuh-Mu akan binasa,*
para penjahat Kaucerai-beraikan.

Tetapi aku Kaujadikan kuat seperti banteng,*
dan Kauurapi dengan minyak yang harum mewangi.

Orang jujur bertumbuh bagaikan palma,*
Berkembang bagaikan pohon jati.

Mereka ditanam dekat bait Tuhan,*
bertunas di pelataran rumah Allah.

Pada masa tuapun mereka masih berbuah*
dan tetap subur dan segar.

Mereka mewartakan, betapa adillah Tuhan pelindungku,*
tak ada kecurangan pada-Nya.

Kemuliaan kepada Bapa*
dan Putra dan Roh Kudus

Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,*
dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. 1
Kami mewartakankan kasih-Mu pagi hari, ya Tuhan, dan kesetiaan-Mu di waktu malam.

Ant. 2
Muliakanlah Allah kita.

Kidung (Ul 32:1-12)

Dengarlah, hai langit, aku akan berbicara,*
hai bumi, dengarkanlah kata mulutku.

Semoga ajaranku tercurah bagaikan hujan*
dan bertaburan laksana embun;

bagaikan hujan lebat di padang hijau,*
bagaikan hujan rintik-rintik pada rerumputan.

Nama Tuhan hendak kuwartakan,*
muliakanlah Allah kita.

Perkasalah Tuhan, sempurna karya-Nya,*
sungguh lurus kebijaksanaan-Nya.

Allah setia, tiada kecurangan pada-Nya,*
adillah Ia dan tulus ikhlas.

Tetapi anak-anak-Nya berbuat jahat terhadap Dia,*
angkatan yang buruk dan curang.

Begitukah kaubalas kebaikan Tuhan,*
hai orang yang bodoh dan tak berbudi?

Bukankah Dia Bapamu, yang menciptakan dikau,*
yang membentuk dan menghidupi engkau?

Ingatlah akan masa yang lampau,*
renungkanlah sejarah leluhurmu.

Tanyakanlah kepada bapamu, ia akan mengisahkannya,*
tanyakanlah kepada orang tua-tua, mereka akan menerangkannya.

Tatkala Yang mahatinggi membagikan tanah kepada bangsa-bangsa,*
tatkala Ia menentukan tempat kediaman bagi setiap orang.

Ia menetapkan perbatasan antara bangsa-bangsa,*
sehingga setiap penguasa mendapat bagiannya.

Maka Israel menjadi milik Tuhan,*
dan suku-suku Yakub pusaka-Nya.

Tuhan menjumpai umat-Nya di gurun pasir,*
di padang belantara yang sunyi senyap.

Tuhan melindungi dan membesarkannya,*
memeliharanya bagaikan biji mata,

seperti rajawali melindungi sarangnya,*
melayang-layang di atas anaknya,

membentangkan sayap-sayapnya*
dan membawa anaknya di atas kepaknya.

Hanya Tuhan sendirilah yang membimbing umat-Nya,*
tiada dewa lain di samping-Nya.

Kemuliaan kepada Bapa*
dan Putra dan Roh Kudus

Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,*
dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. 2
Muliakanlah Allah kita.

Ant. 3
Betapa mulia nama-Mu, ya Tuhan, di seluruh bumi.

Mazmur 8

Tuhan, Allah kami,*
betapa mulia nama-Mu di seluruh bumi!

Keagungan-Mu luhur mengatasi langit,†
mulut kanak-kanak dan bayi berbicara bagi-Mu,*
untuk membungkam musuh dan lawan-Mu.

Jika kupandang langit-Mu, karya jari-Mu,*
bulan dan bintang yang Kauciptakan:

Apakah manusia sehingga Kauperhatikan,*
siapakah dia sehingga Kaupelihara?

Kauciptakan dia hampir setara dengan Allah,*
Kaumahkotai dengan kemuliaan dan semarak.

Kauberi dia kuasa atas buatan tangan-Mu,*
segala-galanya Kautundukkan kepadanya:

Domba, sapi,dan ternak semuanya,*
hewan di padang dan margasatwa;

burung di udara dan ikan di laut,*
semuanya yang melintasi arus lautan.

Tuhan, Allah kami,*
betapa mulia nama-Mu di seluruh bumi!

Kemuliaan kepada Bapa*
dan Putra dan Roh Kudus

Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,*
dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. 3
Betapa mulia nama-Mu, ya Tuhan, di seluruh bumi.

BACAAN SINGKAT (Yes 61:10)

Aku bersukaria dalam Tuhan, dan jiwa¬ku bersorak-sorai dalam Allah. Aku dikenakan dandanan keselamatan dan diselubungi dengan pakaian kejujuran, bagaikan mempelai berhiaskan ratna mutu manikam.

LAGU SINGKAT

P:Tuhan memilih Maria*Dan mencintai dia.
U:Tuhan memilih Maria*Dan mencintai dia.

P:Tuhan menerima Maria ke dalam kemuliaan.
U:Dan mencintai dia.

P:Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus.
U:Tuhan memilih Maria*Dan mencintai dia.

KIDUNG ZAKHARIA (Luk 1: 68-79)
Ant. Kidung Zakharia
Karena dosa hawa Firdaus tertutup, karena iman Maria surga terbuka.

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersuka ria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa;*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya:*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya.

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta;*
yang hina-dina diangkatNya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan;*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong.

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya*
untuk selama-lamanya.

Kemuliaan kepada Bapa*
dan Putra dan Roh kudus.

Seperti pada permulaan, sekarang, selalu*
dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Kidung Zakharia
Karena dosa hawa Firdaus tertutup, karena iman Maria surga terbuka.

DOA PERMOHONAN

Penyelamat kita telah sudi lahir dari perawan Maria. Marilah kita menyembah Kristus dan berkata:

U:Semoga bunda-Mu mendoakan kami, ya Tuhan.

Kristus, matahari sejati, perawan Maria telah mendahului Engkau seperti fajar mendahului siang,* semoga kami hidup dalam cahaya kedatangan-Mu.
Sebab kekal, Engkau telah memilih Maria menjadi bunda-Mu yang tak bernoda, * bebaskanlah kami dari noda dosa.
Penyelamat kami, pada saat penderitaan dan wafat-Mu, bunda-Mu berdiri di kaki salib, * semoga berkat doanya, kami mengambil bagian dalam penderitaan-Mu dengan gembira hati.
Yesus yang mahamurah, ketika terpaku pada salib, Engkau menyerahkan Maria kepada Yohanes sebagai bunda-Nya, * semoga kami hidup selaku putra Maria yang sejati.

BAPA KAMI

DOA PENUTUP

Ya Tuhan Allah, kami mohon: semoga hamba-hamba-Mu ini tetap sehat jiwa raga-nya. Jauhkanlah kedukaan di dunia dan kurniakanlah kesukaan di surga berkat bantuan Santa Perawan Maria. Demi Yesus Kristus, Putra-Mu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Bapa dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin.

PENUTUP

P:Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa dan menghantar kita ke hidup yang kekal.
U:Amin

Leave a Comment