30/09/2026

Ibadat Pagi: Rabu, 30 September 2026

Peringatan S. Hieronimus (Rabu XXVI Masa Biasa)

Madah

Guru abadi Kristus Tuhan kami
Satu-satunya guru bijaksana
Yang menyampaikan sabda kehidupan
Kepada insan.

Dengarkan kami Gembala sejati
S'moga Gereja Kauberi cahaya
Supaya rela menyiarkan warta
Kabar gembira.

Kauberi kami pujangga teruji
Yang menerangi budi serta hati
Supaya kami lebih menyelami
Kasih ilahi.

Semoga ia yang kini berpesta
Menghantar kami ke hidup yang suci
Hingga akhirnya kami bahagia
Di alam baka. Amin.

Pendarasan Mazmur dari hari Minggu I, hlm 390

Antifon 1Ya Allah, kuduslah tindakanMu, dewa manakah seagung Allah kami?

Mazmur 76 (77)

Aku berseru kepada Allah dengan suara lantang,*
aku berteriak, dan Ia mendengarkan daku.

Pada hari kesesakanku aku mencari Tuhan,+
malam hari kutadahkan tanganku tiada hentinya,*
dan tiada hiburan bagiku.

Apabila aku ingat akan Allah, aku mengaduh,*
apabila termenung, makin lemah lesu semangatku.

Mataku tiada terpejamkan,*
aku gelisah, hingga tidak dapat berbicara.

Kupikirkan zaman yang lampau,*
tahun yang silam kukenang.

Malam hari aku merenung-renung dalam hati,*
dan selalu menimbang-nimbang dalam batinku.

"Untuk selamanyakah Tuhanku menolak,*
dan tiada lagi bermurah hati?

Sudah habiskah kasih setiaNya selama-lamanya,*
sudah batalkah janjiNya yang turun-temurun?

Sudah lupakah Allah menaruh belaskasihan,*
ataukah Ia menutup kerahimanNya dengan kemurkaan?"

Sungguh inilah yang menikam hatiku,*
bahwa Allah merubah sikapNya.

Namun aku tetap mengingat karya Tuhan,*
karya yang mengagumkan pada masa yang silam.

Segala karyaMu akan kurenungkan,*
akan kukenangkan segala perbuatanMu.

Ya Allah, kuduslah tindakanMu,*
dewa manakah seagung Allah kami?

Engkaulah Allah yang melakukan karya-karya agung,*
Engkau menyatakan kuasaMu di antara bangsa-bangsa.

Dengan tangan kuat Kautebus umatMu,*
keturunan Yakub dan Yusuf.

Air laut melihat Engkau, ya Allah,+
melihat Engkau, lalu gemetar,*
bahkan samudera raya bergetar ketakutan.

Awan-awan mencurahkan air hujan,+
awan meledakkan guntur gemuruh,*
halilintar sambar-menyambar.

Deru gunturMu sabung-menyabung,+
kilapan kilat menyinari jagat,*
bumi gemetar dan berguncang.

JalanMu melalui laut, melalui air yang luas,*
rahasia karyaMu tak terselami.

Demikian umatMu Kaubimbing seperti kawanan domba,*
dengan perantaraan Musa dan Harun.

Antifon 1Ya Allah, kuduslah tindakanMu, dewa manakah seagung Allah kami?

Antifon 2Hatiku bersukaria karena Tuhan yang merendahkan dan meninggikan.

1Sam 2,1-10

Hatiku bersukaria karena Tuhan,*
aku bermegah-megah karena Allahku.

Mulutku mengejek musuh,*
karena aku gembira atas pertolonganMu.

Tak ada orang sekudus Tuhan,*
tak ada wadas sekokoh Allah kita.

Jangan lagi berbicara dengan angkuh,*
membualkan kata yang congkak-congkak.

Tuhan itu Allah yang mahatahu,*
bukankah Dia yang menguji tingkah laku manusia!

Sudah patahlah busur para perkasa,*
dan orang lemah dipersenjatai kekuatan.

Orang yang kenyang harus mencari nafkah,*
orang kelaparan mengaso dari kerjanya.

Orang mandul melahirkan tujuh kali,*
tetapi ibu yang beranak banyak menjadi layu.

Tuhan berkuasa atas mati dan hidup,*
menurunkan ke alam maut dan menaikkan dari sana.

Tuhan membuat miskin dan membuat kaya,*
Ia merendahkan dan meninggikan.

Ia menegakkan dari debu orang yang hina,*
mengangkat dari persampahan orang miskin.

Tuhan mendudukkan dia di antara para bangsawan,*
dan memberinya tempat kehormatan.

Sebab Tuhanlah yang memiliki alas bumi,*
Ia menaruh daratan di atasnya.

Ia melindungi langkah laku orang yang dikasihiNya,+
dan membinasakan orang berdosa dalam kegelapan,*
sebab orang tidak menjadi perkasa dengan kekuatannya sendiri.

Tuhan menggentarkan para lawanNya,+
Yang mahatinggi mengguntur di cakerawala,*
Tuhan mengadili bumi sampai ke ujung-ujungnya.

Tuhan memberikan kekuasaan kepada rajanya,*
dan menguatkan orang yang diurapiNya.

Antifon 2Hatiku bersukaria karena Tuhan yang merendahkan dan meninggikan.

Antifon 3Tuhan meraja, hendaklah bumi bersorak-sorai.

Mazmur 96 (97)

Tuhan meraja, hendaklah bumi bersorak-sorai,*
dan pulau-pulau bersukacita.

Awan kelam menyelubungi Tuhan,*
keadilan dan hukum tumpuan takhtaNya.

Api menjalar di hadapan Tuhan,*
menghanguskan para lawan di sekitarNya.

Halilintar menyinari jagat,*
bumi melihatnya dan gemetar.

Gunung-gunung luluh laksana lilin di hadapan Tuhan,*
di hadapan Tuhan semesta alam.

Langit mewartakan keadilan Tuhan,*
dan segala bangsa melihat kemuliaanNya.

Dipermalukanlah orang yang menyembah berhala,+
yang bermegah atas arca yang tak berdaya,*
hendaknya segala dewa sujud menyembah Tuhan.

Sion mendengarnya dan bersukacita,+
kota-kota Yehuda bersorak-sorai,*
karena keputusanMu, ya Tuhan.

Sebab Engkaulah, ya Tuhan, mahatinggi di atas seluruh bumi,*
Engkau mahaagung di atas segala dewata.

Hai orang yang mengasihi Tuhan, bencilah kejahatan,+
sebab Tuhan memelihara orang yang mengasihiNya,*
dan melepaskan mereka dari cengkeraman orang jahat.

Terang terbit bagi orang benar,*
sukacita bagi orang yang tulus hati.

Bersukacitalah dalam Tuhan, hai orang benar,*
muliakan namaNya yang kudus.

Antifon 3Tuhan meraja, hendaklah bumi bersorak-sorai.

Bacaan Singkat (Keb 7,13-14)

Aku telah mempelajari kebijaksanaan dengan tulus ikhlas dan mewartakannya dengan rela hati. Keluhurannya tidak kusembunyikan. Sebab kebijaksanaan itu amat berharga bagi manusia, dan orang yang memperolehnya menjadi sahabat Allah.

Lagu Singkat

℣.Kebijaksanaan orang suci,* Dikenangkan turun-temurun.℟.Kebijaksanaan.℣.Nama mereka harum selamanya.℟.Dikenangkan turun-temurun.℣.Kemuliaan.℟.Kebijaksanaan.

Antifon KidungOrang bijaksana akan bersemarak, cemerlang laksana matahari, dan guru kebenaran akan berseri, kilau-kemilau laksana bintang abadi.

Kidung Zakaria Luk 1,68-79

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Antifon KidungOrang bijaksana akan bersemarak, cemerlang laksana matahari, dan guru kebenaran akan berseri, kilau-kemilau laksana bintang abadi.

Doa Permohonan

Kristus, gembala yang baik, telah menyerahkan nyawa bagi domba-dombaNya. Marilah kita memuji Dia dan berdoa:

℟. Gembalakanlah umatMu, ya Tuhan.

Kristus, Engkau menunjukkan belaskasihan dan cintaMu melalui gembala-gembala umatMu,* janganlah berhenti berbelaskasih terhadap kami melalui usaha mereka. ℟.

Kristus, Engkau melanjutkan tugas penggembalaan umat dalam diri wakil-wakilMu,* semoga Engkau sendiri memimpin kami dengan perantaraan mereka. ℟.

Kristus, Engkau merawat jiwa raga kami dengan perantaraan para kudus yang memimpin umatMu,* semoga Engkau selalu menghidupkan dan menguduskan kami. ℟.

Kristus, Engkau mendidik kawananMu dengan kebijaksaan dan cinta kasih para kudusMu,* teguhkanlah kami selalu dalam kesucian berkat usaha para gembala kami. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Ya Allah, yang menganugerahkan kepada Imam Santo Hieronimus kasih yang hidup dan lembut akan Kitab Suci, karuniakanlah agar umat-Mu senantiasa lebih berbuah-buah dipelihara oleh Sabda-Mu dan menemukan di dalamnya sumber kehidupan. Demi Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala abad. — Amin. AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan bersama) Marilah kita memuji Tuhan. — Dan bersyukur kepada-Nya. ↑ ke atas


Sumber: https://doakatolik.id/liturgi/2026-09-30 · Ibadat Harian Katolik, doakatolik.id.