08/03/2026

Ibadat Bacaan: Minggu, 08 Maret 2026

Minggu, 08 Maret 2026

PEKAN III PRAPASKAH – O PEKAN III

HARI MINGGU PRAPASKAH III (U)

 

IBADAT BACAAN

 

PEMBUKAAN

P: Ya Allah, bersegeralah menolong aku

U: Ya Tuhan, perhatikanlah hamba-Mu

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus,

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin

 

MADAH

Marilah menyongsong Paska

Dengan pantang dan puasa

Menurut teladan Tuhan

Dan adat umat beriman.

 

Makanan serta minuman

Hiburan dan percakapan

Hendaknya kita batasi

Agar lahir batin murni.

 

Kita menjaga pikiran

Agar tak berkeliaran

Jangan sampai kena jerat

Tertipu musuh yang jahat.

 

Kami mohon pada Tuhan

Smoga masa persiapan

Yang kami langsungkan ini

Kaulimpahi rahmat suci. Amin.

 

PENDARASAN MAZMUR

 

Ant. 1    Setiap hari aku hendak meluhurkan Dikau, ya Tuhan.

 

Mazmur 144 (145)    Pujian bagi keagungan Allah

Adillah Engkau, ya Tuhan, Engkau yang ada sekarang dan di masa lampau (Wahyu 16:5).

                        I

Aku mengagungkan Dikau, ya Allah, Rajaku,*

aku memuliakan nama-Mu selama-lamanya.

 

Setiap hari aku hendak meluhurkan Dikau *

dan memuji nama-Mu selama-lamanya.

 

Agunglah Tuhan dan sangat terpuji,*

keagungan-Nya tak terselami.

 

Angkatan demi angkatan memuliakan karya-Mu *

dan mewartakan kejayaan-Mu.

 

Semarak dan mulialah nama-Mu,*

kemegahan-Mu akan kukidungkan.

 

Karya-Mu yang dashyat dan perkasa akan kukisahkan.*

dan keagungan-Mu akan kumaklumkan.

 

Kebaikan-Mu yang tak terperikan akan kukenangkan,*

dan keadilan-Mu akan kuumumkan.

 

Tuhan itu pengasih dan penyayang,*

lambat akan murka dan besar kasih setia-Nya.

 

Tuhan baik terhadap semua orang, *

penuh kasih setia terhadap segala ciptaan-Nya.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus,

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin

 

Ant. 1    Setiap hari aku hendak meluhurkan Dikau, ya Tuhan.

 

Ant. 2    Ya Tuhan, kerajaan-Mu berlangsung selama-lamanya.

                                    II

Ya Tuhan, semoga segala karya-Mu bersyukur kepada-Mu, *

dan semua kekasih-Mu memuji Engkau.

 

Semoga mereka mengumumkan kerajaan-Mu yang mulia *

dan mewartakan keperkasaan-Mu.

 

Semoga mereka menyiarkan kejayaan-Mu kepada umat manusia *

untuk memaklumkan kerajaan-Mu yang semarak mulia.

 

Kerajaan-Mu berlangsung selama-lamanya, *

dan pemerintahan-Mu turun temurun.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, 

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin

 

Ant. 2    Ya Tuhan, kerajaan-Mu berlangsung selama-lamanya.

 

Ant. 3    Tuhan setia dalam segala sabda-Nya, penuh kasih dalam segala karya-Nya.

                        III

Tuhan setia dalam semua sabda-Nya, *

penuh kasih dalam segala karya-Nya.

 

Tuhan menopang semua orang yang jatuh *

dan menegakkan semua orang yang tertunduk.

 

Semua orang memandang kepada-Mu penuh harapan, *

Engkau memberi mereka makan pada waktunya.

 

Engkau membuka tangan-Mu *

dan memenuhi keinginan segala makhluk yang hidup.

 

Tuhan adil dalam segala tindakan-Nya, *

penuh kasih setia dalam segala karya-Nya.

 

Tuhan dekat pada orang yang berseru kepada-Nya, *

yang berseru kepada-Nya dengan tulus hati.

 

Tuhan melaksanakan kehendak orang takwa,*

Ia mendengarkan dan menyelamatkan mereka.

 

Tuhan memelihara semua orang yang mengasihi-Nya,*

tetapi yang berbuat jahat dibinasakan-Nya.

 

Semoga aku mewartakan pujian Tuhan,*

dan segala makhluk memuliakan nama-Nya selama-lamanya.

 

Kemuliaan  kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus,

seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

 

Ant. 3    Tuhan setia dalam segala sabda-Nya, penuh kasih dalam segala karya-Nya.

 

BACAAN

Dikutip dari http://www.imankatolik.or.id

Keluaran 22:20 – 23:9

Kel 22:20  Siapa yang mempersembahkan korban kepada allah kecuali kepada TUHAN sendiri, haruslah ia ditumpas.”

Kel 22:21  “Janganlah kautindas atau kautekan seorang orang asing, sebab kamu pun dahulu adalah orang asing di tanah Mesir.

Kel 22:22  Seseorang janda atau anak yatim janganlah kamu tindas.

Kel 22:23 Jika engkau memang menindas mereka ini, tentulah Aku akan mendengarkan seruan mereka, jika mereka berseru-seru kepada-Ku dengan nyaring.

Kel 22:24  Maka murka-Ku akan bangkit dan Aku akan membunuh kamu dengan pedang, sehingga istri-istrimu menjadi janda dan anak-anakmu menjadi yatim.

Kel 22:25 Jika engkau meminjamkan uang kepada salah seorang dari umat-Ku, orang yang miskin di antaramu, maka janganlah engkau berlaku sebagai seorang penagih hutang terhadap dia: janganlah kamu bebankan bunga uang kepadanya.

Kel 22:26  Jika engkau sampai mengambil jubah temanmu sebagai gadai, maka haruslah engkau mengembalikannya kepadanya sebelum matahari terbenam,

Kel 22:27 sebab hanya itu saja penutup tubuhnya, itulah pemalut kulitnya – pakai apakah ia pergi tidur? – Maka apabila ia berseru-seru kepada-Ku, Aku akan mendengarkannya, sebab Aku ini pengasih.”

Kel 22:28 “Janganlah engkau mengutuki Allah dan janganlah engkau menyumpahi seorang pemuka di tengah-tengah bangsamu.

Kel 22:29  Janganlah lalai mempersembahkan hasil gandummu dan hasil anggurmu. Yang sulung dari anak-anakmu lelaki haruslah kaupersembahkan kepada-Ku.

Kel 22:30 Demikian juga harus kauperbuat dengan lembu sapimu dan dengan kambing dombamu: tujuh hari lamanya anak-anak binatang itu harus tinggal pada induknya, tetapi pada hari yang kedelapan haruslah kaupersembahkan binatang-binatang itu kepada-Ku.

Kel 22:31 Haruslah kamu menjadi orang-orang kudus bagi-Ku: daging ternak yang diterkam di padang oleh binatang buas, janganlah kamu makan, tetapi haruslah kamu lemparkan kepada anjing.”

Kel 23:1 “Janganlah engkau menyebarkan kabar bohong; janganlah engkau membantu orang yang bersalah dengan menjadi saksi yang tidak benar.

Kel 23:2 Janganlah engkau turut-turut kebanyakan orang melakukan kejahatan, dan dalam memberikan kesaksian mengenai sesuatu perkara janganlah engkau turut-turut kebanyakan orang membelokkan hukum.

Kel 23:3 Juga janganlah memihak kepada orang miskin dalam perkaranya.

Kel 23:4 Apabila engkau melihat lembu musuhmu atau keledainya yang sesat, maka segeralah kaukembalikan binatang itu.

Kel 23:5 Apabila engkau melihat rebah keledai musuhmu karena berat bebannya, maka janganlah engkau enggan menolongnya. Haruslah engkau rela menolong dia dengan membongkar muatan keledainya.

Kel 23:6 Janganlah engkau memperkosa hak orang miskin di antaramu dalam perkaranya.

Kel 23:7 Haruslah kaujauhkan dirimu dari perkara dusta. Orang yang tidak bersalah dan orang yang benar tidak boleh kaubunuh, sebab Aku tidak akan membenarkan orang yang bersalah.

Kel 23:8 Suap janganlah kauterima, sebab suap membuat buta mata orang-orang yang melihat dan memutarbalikkan perkara orang-orang yang benar.

Kel 23:9 Orang asing janganlah kamu tekan, karena kamu sendiri telah mengenal keadaan jiwa orang asing, sebab kamu pun dahulu adalah orang asing di tanah Mesir.

BACAAN LAIN

RENUNGAN KISAH SENGSARA TUHAN KITA YESUS KRISTUS

J.LOVE

19. DI HADAPAN PILATUS

Yesus memberi kesaksian akan DiriNya di hadapan Pilatus

Pilatus sungguh gusar dengan para musuh Yesus yang memperlakukanNya begitu keji. Sebaliknya, ia terpesona akan pembawaan Yesus yang begitu tenang dan agung. Pilatus menanyai Yesus secara pribadi dan Yesus memberi kesaksian akan diriNya, “Engkau sendiri mengatakan, bahwa Aku adalah raja. Untuk itulah Aku lahir dan untuk itulah Aku datang ke dalam dunia ini, supaya Aku memberi kesaksian tentang kebenaran. Setiap orang yang berasal dari kebenaran mendengarkan suaraKu, tetapi kerajaanKu bukan dari dunia ini.” Pilatus yang bimbang akhirnya mengirim Yesus kepada Herodes sebab Yesus orang Galilea.

Pilatus adalah gambaran dari jiwa-jiwa yang menyadari akan gerakan rahmat, namun membiarkannya berlalu karena takut ditertawakan, karena berbagai logika dan pemikiran duniawi yang penuh nafsu. Pilatus mewakili jiwa-jiwa yang penuh keraguan dan kebimbangan, yang takut menyuarakan kebenaran dan keadilan. Namun Yesus memberikan kesaksian di hadapan Pilatus agar setiap umatNya dapat turut berkata, “kerajaanku bukan dari dunia ini.”, dan menyadari dengan sungguh hati, bahwa kita memang tidak berasal dari dunia ini dan oleh karenanya kita tidak mencari kebahagiaan di dunia ini.

DOA PENUTUP

Tuhan Mahabaik dan Maharahim, Engkau telah mengatakan, bahwa dosa dapat disembuhkan dengan puasa, doa, dan amal. Terimalah pengakuan dosa kami dan tegakkanlah kami yang tertindih oleh beban dosa kami. Demi Yesus Kristus, Putera-Mu dan Pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Bapa dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin.

 

PENUTUP

P: Marilah memuji Tuhan

U: Syukur kepada Allah