21/06/2021

Senin, 21 Juni 2021 – Ibadat Pagi

PERINGATAN SANTO ALOISIUS GONZAGA, BIARAWAN

PEMBUKAAN

P:Ya Tuhan, sudilah membuka hatiku.
U:Supaya mulutku mewartakan pujian-Mu.

MAZMUR 94 (95)

Ant.
Marilah menyembah Tuhan, raja para kudus.

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Ant.
Marilah menyembah Tuhan, raja para kudus.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
Puncak gunung pun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Ant.
Marilah menyembah Tuhan, raja para kudus.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Ant.
Marilah menyembah Tuhan, raja para kudus.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
“Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karyaKu yang agung.

Ant.
Marilah menyembah Tuhan, raja para kudus.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku.”

Ant.
Marilah menyembah Tuhan, raja para kudus.

Kemuliaan kepada Bapa
dan Putra dan Roh kudus.
Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant.
Marilah menyembah Tuhan, raja para kudus.

MADAH

Ya Yesus Tuhan Engkau menghendaki
Agar panggilan untuk hidup bakti
Diperjuangkan serta diikuti
Umat beriman.

Panggilan suci Kautanam di hati
Untuk mengabdi dan menyangkal diri
Tekun mencari setia mengikuti
Putra ilahi.

Ditinggalkannya milik harta benda
Agar dibina cinta yang sempurna
Hati seluruhnya dipersembahkannya
Kepada Bapa.

Dimuliakanlah Bapa mahamurah
Bersama Putra penebus dunia
Roh Kudus pula penghibur Gereja
Selama-lamanya. Amin.

PENDARASAN MAZMUR

Ant. 1
Ya Tuhan, penuhilah kami dengan kasih setia-Mu waktu pagi.

Mazmur 89 (90)

Tuhan, Engkaulah pelindung kami,*
turun-temurun.

Sebelum gunung-gemunung dijadikan,†
sebelum bumi dan jagat dilahirkan,*
dari kekal sampai kekal Engkaulah Allah.

Engkau mengembalikan manusia kepada debu*
dengan bersabda:” Kembalilah, hai anak Adam!”

Sebab bagi-Mu seribu tahun sama dengan hari kemarin,*
sama dengan satu giliran ronda malam.

Manusia hilang lenyap seperti mimpi,*
seperti rumput yang disabit.

Pagi-pagi berkembang dan berbunga,*
waktu sore layu dan kering.

Hati kami hancur luluh karena amarah-Mu,*
karena geram murka-Mu kami remuk redam.

Kesalahan Kami Kaubeberkan di hadapan-Mu,*
dan dosa kami yang tersembunyi terbongkar dalam pandangan-Mu.

Segala hari kami lenyap dalam murka-Mu,*
segenap tahun kami hilang bagaikan nafas.

Batas umur kami tujuh puluh tahun,*
atau delapan puluh jika kuat.

Dan hampir seluruhnya susah dan derita,*
dalam sekejap mata kami lenyap.

Mengapa gerangan Engkau murka begitu hebat?*
Mengapa orang takwa Kaumarahi?

Ajarlah kami menghitung-hitung hari hidup kami,*
supaya kami beroleh budi yang arif.

Kembalikan kepada kami, ya Tuhan! Mengapa Engkau berlambat?*
Kasihanilah kami, para hamba-Mu!

Penuhilah kami dengan kasih setia-Mu waktu pagi,*
supaya kami bernyanyi gembira seumur hidup.

Berilah kami kegembiraan seimbang dengan hari-hari penderitaan kami,*
seimbang dengan tahun-tahun kemalangan kami.

Perlihatkanlah karya -Mu kepada para hamba-Mu,*
dan keagungan-Mu kepada anak-anak mereka.

Ya Tuhan, limpahkanlah kemurahan-Mu kepada kami*
dan teguhkanlah pekerjaan tangan kami.

Kemuliaan kepada Bapa*
dan Putra dan Roh Kudus

Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,*
dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. 1
Ya Tuhan, penuhilah kami dengan kasih setia-Mu waktu pagi.

Ant.2
Pujilah Tuhan di seluruh bumi.

Kidung (Yes 42:10-16)

Nyanyikanlah lagu baru bagi Tuhan,*
pujilah Dia di seluruh bumi.

Hendaklah laut seisinya bersorak-sorai,*
segala pulau dan semua penduduknya.

Hendaklah gurun beserta kota-kotanya bersukaria,*
semua perkampungan yang didiami suku Kedar.

Hendaklah penduduk bukit bersorak gembira,*
menggemakan seruannya dari puncak gunung.

Hendaklah mereka semua memuliakan Tuhan,*
mewartakan pujian-Nya di segala pulau.

Tuhan bergerak maju laksana pah-lawan,*
bagaikan perwira Ia mengobarkan semangat.

Tuhan menyerukan pekik pertempuran*
menghadapi lawan dengan gagah berani.

“Terlalu lama Aku membisu,*
terlalu lama Aku menahan diri.

Kini Aku hendak menjerit bagaikan wanita bersalin,*
ngap-ngap menghembuskan gelora murkaKu.

Aku hendak menghanguskan gunung dan bukit,*
membuat layu segala tetumbuhan.

Aku hendak mengubah bengawan menjadi lembah kersang*
dan mengeringkan segala danau.

Tetapi orang buta akan Kutuntun di jalan*
dan Kubimbing pada lorong yang tidak mereka lihat.

Kegelapan mereka akan Kuubah menjadi terang,*
dan jalan yang berlekuk liku Kujadikan rata.”

Kemuliaan kepada Bapa*
dan Putra dan Roh Kudus

Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,*
dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant.2
Pujilah Tuhan di seluruh bumi.

Ant. 3
Pujilah nama Tuhan, hai umat yang berhimpun di rumah Tuhan.

Mazmur 134 (135), 1-12

Pujilah nama Tuhan,*
pujilah karya Tuhan,

hai umat yang berhimpun di rumah Tuhan,*
di pelataran rumah Allah kita.

Pujilah Tuhan, sebab Tuhan itu baik,*
bermazmurlah bagi nama-Nya, sebab nama itu indah.

Sebab Tuhan telah memilih Yakub bagi diri-Nya,*
dan Israel sebagai milik pusaka-Nya.

Sungguh kuakui, bahwa Tuhan itu agung,*
bahwa Tuhan kita melebihi segala dewata.

Tuhan melakukan semua yang dikehendaki-Nya,*
di langit dan di bumi, maupun di laut sampai ke dasar-dasarnya.

Tuhan membubungkan awan dari pinggir bumi,†
memanahkan kilat yang menyertai hujan,*
menyuruh angin ke luar dari sumbernya.

Tuhan memukul mati anak sulung Mesir,*
baik manusia dan hewan.

Tuhan mendatangkan tanda dan mukjizat di tengah-tengah Mesir*
melawan Firaun dan semua hambanya.

Tuhan menaklukkan bangsa-bangsa besar*
dan membunuh raja-raja yang kuat:

Sihon, raja bangsa Amori, dan Og, raja negeri Basan,*
dan semua raja Kanaan.

Tuhan memberikan tanah mereka sebagai milik pusaka,*
sebagai milik pusaka kepada Israel, umat-Nya.

Kemuliaan kepada Bapa*
dan Putra dan Roh Kudus

Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,*
dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. 3
Pujilah nama Tuhan, hai umat yang berhimpun di rumah Tuhan.

BACAAN SINGKAT (Rom 12:1-2)

Saudara-saudara, demi kerahiman Allah aku memperingatkan kamu! Persembahkanlah tubuhmu sebagai kurban yang hidup, yang suci dan berkenan pada Allah. Itulah ibadatmu yang sejati. Janganlah kamu menyesuaikan diri dengan dunia ini, melainkan berubahlah menjadi manusia berbudi baru, sehingga kamu sanggup membedakan apa yang dikehendaki Allah, apa yang baik, apa yang berkenan pada-Nya dan apa yang sempurna.

LAGU SINGKAT

P:Dalam hatinya ia merenungkan,* Hukum Allahnya.
U:Dalam hatinya ia merenungkan,* Hukum Allahnya.

P:Ia tetap mengikuti perintah Tuhan.
U:Hukum Allahnya.

P:Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus
U:Dalam hatinya ia merenungkan,* Hukum Allahnya.

KIDUNG ZAKHARIA (Luk 1: 68-79)
Ant. Kidung Zakharia
Barangsiapa melakukan kehendak Bapa-Ku, dialah saudara, saudari dan ibu-Ku, sabda Tuhan.

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan;*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Kemuliaan kepada Bapa*
dan Putra dan Roh kudus.

Seperti pada permulaan, sekarang, selalu*
dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Kidung Zakharia
Barangsiapa melakukan kehendak Bapa-Ku, dialah saudara, saudari dan ibu-Ku, sabda Tuhan.

DOA PERMOHONAN

Saudara-saudara, hendaklah kita me-nyembah Kristus, Allah yang kudus, dalam kesucian dan kebenaran se¬umur hidup. Marilah kita berseru:

U:Hanya Engkaulah kudus, ya Tuhan.

Engkau sudi menjadi serupa dengan kami dalam segalanya, kecuali dalam hal dosa, * Yesus, Tuhan kami, kasihanilah kami.
Engkau mengundang kami semua untuk menaruh cinta yang sempurna, * Yesus, Tuhan kami, kuduskanlah kami.
Engkau berpesan agar kami menjadi garam dan terang dunia,* Yesus, Tuhan kami, terangilah hati kami.
Engkau datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani,* Yesus, Tuhan kami, tolonglah kami mengabdi Engkau dan saudara-saudara kami.
Engkaulah sinar kemuliaan Bapa dan citra wajah Allah, * Yesus, Tuhan kami, semoga kami memandang wajah-Mu dalam kemuliaan kekal.

BAPA KAMI

DOA PENUTUP

Allah, pemberi rahmat surgawi, dalam diri Santo Aloisius Engkau sudah me¬nyatukan hidup suci dengan semangat tapa. Kami tak mampu me¬nyamai kesuciannya. Maka semoga berkat jasa dan doanya, kami sekurang-kurang¬nya meniru semangat tapanya. Demi Yesus Kristus, Putra-Mu dan Pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Bapa dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin.

PENUTUP

P:Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa dan menghantar kita ke hidup yang kekal.
U:Amin

Leave a Comment