Month: June 2017

Sakit dan Syukur

Sejak seingatku, pengalaman sakit sudah menjadi tidak asing. Dulu saat masih kecil belum sekolah, dengkulku sering lecet karena jatuh saat bermain dengan teman-teman. Kalau terlalu asyik berhujan-hujan, hidungku selalu keluar ingusnya dan saat tidur rasanya buntet/mampet. Pernah juga saat sekolah, aku bikin heboh rumah. Waktu itu mungkin kelas 3 atau 4 SD. Sepulang dari bermain di rumah temanku, aku jalan terpincang-pincang, jari-jari kakiku terbakar. hihihihi…sakiiit banget waktu itu. Bapak, ibu dan kakak hebok semua. Lho koq bisa, kenapa? Aku gak mau jawab, hanya mengatakan..hiii sakit. terus dengan sigap ibu dan kakakku merawatnya. Bapakku masih bertanya: kenapa sih? Hehehe aku tetap gak mau jawab. sehari kemudian, akhirnya terungkap sudah rahasiaku, kakakku tanya ke temanku bermain. kakiku ternyata sakit karena menginjak streofom yang terbakar dan meleleh. lho koq bisa? Lha karena aku maen bakar-bakaran. Aku malu mengakui kakiku sakit karena polahku sendiri. huh…, dasar anak-anak….mbeling. Pengalaman sakit yang paling kuingat sampai detik ini adalah saat aku harus sampai kemoterapi. Buset dah! Di kelas 2 SMP, aku divonis sakit kanker kelenjar getah bening. Awalnya hanya ditemukannya beberapa benjolan di belakang telinga dan di leher. Setelah operasi dan diteliti, ternyata kanker cukup ganas. Sampai akhirnya aku harus kemoterapi. Selama kemoterapi itu (6 bulan), aku dua minggu sekolah (di SMP 4 Solo) dan dua minggu berobat (di Jakarta). Saking seringnya naik kereta api, sampai hapal nama-nama Bp Kondekturnya. Hehehehe. Ada juga perasaan trenyuh yang...

Read More

Jangan lupa yang pokok

Mat 6:1-2 “Ingatlah, jangan kamu melakukan kewajiban agamamu di hadapan orang supaya dilihat mereka, karena jika demikian, kamu tidak beroleh upah dari Bapamu yang di sorga.Jadi apabila engkau memberi sedekah, janganlah engkau mencanangkan hal itu, seperti yang dilakukan orang munafik di rumah-rumah ibadat dan di lorong-lorong, supaya mereka dipuji orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya. Tetapi jika engkau memberi sedekah, janganlah diketahui tangan kirimu apa yang diperbuat tangan kananmu.Hendaklah sedekahmu itu diberikan dengan tersembunyi, maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.” “Ingatlah, jangan kamu melakukan kewajiban agamamu di hadapan orang supaya dilihat mereka, karena jika demikian, kamu tidak beroleh upah dari Bapamu yang di sorga.   Kita punya kebutuhan, dan sejak pelajaran di SD sudah diajarkan adanya kebutuhan pokok: sandang, pangan dan papan. Tapi ya namanya manusia, yang awalnya disebut pokok bisa tumbuh berkembang dengan ranting, daun, bunga dan buah. Punya rumah sebagai papan tinggal sudah ok, tapi gak cukup kalau satu tingkat, gak cukup kalau hanya satu, gak cukup kalau tanpa AC, gak cukup kalau gak di kawasan khusus. Makan 4 sehat 5 sempurna udah ok, tp bisa gak cukup klo belum dimasak chef anu dan itu, gak cukup klo gak makan di resto ini dan itu. Baju yang sopan udah ok, tapi gak cukup klo belum keluaran butik itu dan ini, belum mantab kalau belum ikutin trend. Kita jadi sibuk dan lupa...

Read More